Tentang klien
Jaya Sentosa berdagang dari Jalan Baliwerti 108 di pusat Surabaya sejak 1995, dan tumbuh menjadi salah satu toko sanitary dan pompa air terlengkap di kota ini — melayani pembeli di Surabaya, dari luar kota, sampai luar pulau. Perlengkapan kamar mandi dan dapur, peralatan rumah tangga, serta sisi kolam renang dari bisnisnya: jasa desain, pemeliharaan, dan alat-alat pendukungnya.
Kelengkapan itulah bisnisnya. Pompa — sumur dalam, sumur dangkal, celup, booster, distribusi, kolam renang — water heater gas dan listrik, kran untuk wastafel, tembok dapur, meja dapur dan taman, shower, kloset, wastafel, bak cuci piring, kompor, cooker hood, filter air, tandon, plumbing dan fitting. Merek yang memang sudah dipercaya orang: Ariston, Grundfos, DAB, Rinnai, Modena, Wasser, Paloma, Stiebel Eltron, Roca, Shimizu, berdampingan dengan merek sendiri, Bortonni.
Kelengkapan sebesar itu menjadi kekuatan di depan konter, ketika pembeli menceritakan masalahnya dan orang yang hafal stoknya menjawab. Di layar, hal yang sama berubah menjadi beban — sebab orang yang mencari pompa sumur dangkal tidak ingin berpapasan dengan seratus tujuh puluh empat produk lebih dulu.
Yang kami kerjakan
Maka halaman depannya dirancang untuk secepat mungkin menyerahkan pengunjung ke katalog, dan memakai waktu yang sedikit itu untuk hal yang memang layak ditahan: alasan membeli di sini. Halaman dibuka dengan proposisinya — one stop shop for all your sanitary needs — lalu merek-merek yang dijual, lalu tokonya sendiri dan puluhan tahun pelanggan dari seluruh Indonesia di belakangnya. Baru setelah itu ia sampai ke produknya, dan begitu sampai ia bergerak: sebelas kategori dalam carousel, tiga tampil sekaligus, masing-masing sebuah pintu masuk ke bagian katalognya — bukan sekadar gambarnya.
Di dalam kategori, katalognya menyaring pada dua sumbu sekaligus, karena begitulah stok ini sebenarnya dicari orang. Pengunjung di Pompa Air mempersempit lewat jenis — booster, celup, distribusi, kolam renang, sumur dalam, sumur dangkal, aksesori — atau lewat merek, dan keduanya bisa digabung, dengan kotak pencarian di sebelahnya. Yang datang sudah tahu ingin Grundfos sampai dalam satu klik; yang hanya tahu sumurnya dalam sampai lewat jalan lain, dan keduanya berakhir di pompa yang sama. Tiga puluh sub-lini duduk di bawah lima judul tanpa satu pun muncul sebagai menu yang harus dibaca lebih dulu.
Di balik katalognya ini toko sungguhan, bukan brosur yang dipasangi harga: keranjang, checkout dan akun pelanggan semuanya berjalan di situs. Di sampingnya, halaman ini membawa cara-cara yang memang sudah dipakai toko ini berjualan — nomor WA order dengan harga yang menghargai pemakaiannya, serta lapak Shopee dan Tokopedia — sehingga situsnya menemui pembeli di kanal yang sudah mereka percayai, alih-alih memaksakan kanalnya sendiri. Ada area khusus staf di balik login untuk tim konter, dan bagian tersendiri untuk Bortonni, yang memang perlu terbaca sebagai merek, bukan sebagai satu lini produk lagi.
Situsnya dibangun mobile-first, karena pembeli yang sedang berdiri di kamar mandi setengah jadi memegang ponsel. Carousel kategorinya digeser dengan ibu jari, bukan barisan yang mengecil supaya muat, kedua sumbu penyaringnya tetap bisa dipakai pada lebar itu, dan nama produknya — merek, lalu jenis, lalu tipe — tetap terbaca pada ukuran saat ia benar-benar dibaca.