Hampir semua percakapan tentang branding dimulai dari logo, dan hampir tidak ada yang seharusnya berhenti di situ. Logo adalah bagian terkecil dari sebuah identitas dan yang paling jarang terlihat. Saat menggulir linimasa, membuka faktur, atau melewati sebuah toko, Anda biasanya mengenali sebuah perusahaan sebelum menemukan logonya.
Apa yang sebenarnya bekerja
Warna, pertama-tama. Palet yang diterapkan konsisten dapat dikenali sekilas dan dari kejauhan. Lalu tipografi: sepasang huruf yang dipakai dengan cara sama setiap kali membuat semua yang Anda terbitkan terasa satu keluarga. Kemudian tata letak — berapa banyak ruang yang Anda sisakan, di mana elemen ditempatkan, bagaimana gambar dipotong.
Semua itu bukan hiasan. Itulah bagian identitas yang tetap bertahan meski difotokopi, dipotong oleh platform media sosial, atau tercetak kurang baik di sebuah karton.
Aturan yang bisa dijalankan tim Anda
Hal paling berguna yang kami serahkan jarang berupa berkas logo. Biasanya berupa dokumen ringkas yang menyatakan apa yang harus dilakukan: warna ini, huruf ini, jarak sebesar ini, beginilah tampilan sebuah judul. Cukup jelas sehingga orang yang tidak hadir dalam rapat pun bisa menerapkannya bulan depan tanpa bertanya kepada kami.
Brand yang hanya berfungsi ketika desainernya hadir bukanlah sebuah sistem, melainkan sebuah ketergantungan.